Wednesday, June 20, 2018

Punya Kekuatan Super, Wanita Ini Bisa Lihat Ratusan Juta Warna


Concetta Antico, si pelukis yang punya kekuatan super bisa melihat ratusan juta warna. Foto: concettaantico.comJakarta - Apa warna yang kamu lihat pada sehelai daun? Pada umumnya pasti semua orang akan menjawab berwarna hijau. Akan tetapi bagi Concetta Antico, ia tak hanya melihat warna hijau pada sehelai daun, namun ada lebih dari satu warna.

"Di pinggirnya aku melihat warna jingga atau merah atau ungu pada bayangannya; kamu mungkin bakal melihat warna hijau gelap tapi aku melihat warna violet, toska dan biru. Bagaikan mosaik warna," tuturnya, dikutip dari Popular Science.

Concetta lahir dengan mengidap kondisi genetik luar biasa yang dinamakan tetrachromacy, yang berarti mata Concetta memiliki empat reseptor warna. Di mana manusia secara normal hanya memiliki tiga reseptor saja (trichromacy), sehingga kondisi ini menjadikannya punya 'kekuatan super' untuk melihat ratusan juta warna.



Pada manusia disebutkan dalam sebuah studi bahwa hanya ada 2-3 persen dari populasi dunia yang memiliki kekuatan super ini, dan kebanyakan mereka berprofesi sebagai seniman. Concetta sendiri yang berprofesi sebagai pelukis baru terdiagnosis pada tahun 2012 lalu oleh ahli mata terkemuka dr Jay Neitz dari University of Washington Medical School.

Sebagai salah satu dari hanya sedikit pengidap tetrachromacy, Concetta bekerjasama dengan dr Neitz sebagai subyek penelitian ilmiah. Salah satu hasilnya nanti adalah menentukan bagaimana kemampuan persepsi warnanya membedakan dirinya dari para pelukis lain yang tidak mengidap tetrachromacy.

"Kondisi ini membuatku bisa melihat variasi warna yang samar, yang berbeda dari apa yang bisa dilihat dari penglihatan normal. Dunia visual alamiahku sungguh mempesona. Dunia menjadi luar biasa dan menstimulasi pada mataku, membuatku bisa melukiskan apa yang kulihat, apa yang sangat kusukai dan apa yang kuhidupi. Keindahan yang melingkupi diriku adalah inspirasiku," tulis Concetta dalam website pribadinya, concettaantico.com.


Salah satu lukisan Concetta berjudul Salah satu lukisan Concetta berjudul "The Swan Lake" yang menunjukkan betapa kaya warnanya dunia dari pandangan matanya. Foto: concettaantico.com



Sejak kecil di Australia, Concetta memang sudah tertarik dengan dunia seni. Ia melukis dengan gaya impresionisme seperti van Gogh, Monet atau Cezanne. Mendiang ibunya menjadi pendukung terbesar hingga ia menjadi terkenal seperti sekarang ini.

Sempat setelah ibunya meninggal ketika usianya baru 12 tahun, hidupnya benar-benar di ujung tombak. Bahkan pada usia 16, ia hanya punya sekitar 3 dolar, koper kecil dan jadi gelandangan.

"Tak punya tujuan. Jadi gelandangan untuk waktu yang cukup lama, lalu aku segera mendapatkan pekerjaan, apartemen, menyelesaikan SMA dan bekerja sambil kuliah," ceritanya lagi.

Ia tak meninggalkan rasa cintanya pada melukis, karena dengan melukislah ia dapat 'menceritakan' kepada orang lain apa yang ia lihat dan bagaimana cerahnya warna dunia dari matanya. Tak lama kemudian ia berimigrasi ke California, Los Angeles, Amerika Serikat, dan membuka studio dan galeri pertamanya di sana.

Di luar membantu para peneliti untuk lebih memahami tentang tetrachromacy, Concetta berharap dapat membuka sekolah seni bagi mereka yang buta warna. Ia juga ingin membuat sebuah wadah online bagi seluruh orang di dunia untuk mengetahui apakah mereka mengidap tetrachromacy.

"Aku ingin meyakinkan sebelum aku mati bahwa aku dapat mendefinisikan hal ini (tetrachromatism). Pasti masih ada banyak mereka yang mengidapnya di luar sana. Mungkin aku dapat mengarahkan mereka," tandas Concetta.

Sunday, January 7, 2018

Sakit Kepala Sebelah Belum Tentu Migrain


Sakit Kepala Sebelah Belum Tentu MigrainJakarta, Migrain merupakan gejala penyakit yang sering dikeluhkan masyarakat. Sayangnya, masyarakat tidak teredukasi dengan kondisi migrain. Sehingga sakit kepala sebelah yang belum tentu migrain dibilang migrain.

Dr. dr. Salim Harris, Sp.S(K) menjelaskan hal tentang migrain. Sebenarnya masyarakat terpengaruh dengan iklan. Sehingga sakit kepala sebelah selalu dibilang migrain. Masyarakat Indonesia sendiri tidak menyadari kalau migrain itu sebenarnya penyakit turunan.

"Migrain itu disebabkan faktor genetik misalnya anak laki-laki tidak akan menderita migrain dari ayah yang menderita migrain, tapi kalau seorang ibu yang migrain semua anaknya berpotensi untuk migrain," jelas dr Salim Harris saat ditemui di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Jumat (5/1/2018).

Migrain dapat menyerang siapa saja. Usia anak pun bisa terserang migrain. Jangan takut untuk melawan migrain, walaupun pada hakikatnya migrain itu sulit disembuhkan dan juga salah satu faktor stroke. Sehingga pasien migrain itu perlu penanganan yang relatif serius. Relatif karena bisa dikendalikan dari diri sendiri sebenarnya. Yaitu dengan tidak begadang atau tidur teratur. Tidak memakan makanan yang mengandung pengawet. Serta mengurangi pemakaian gadget di layar gelap.

"Kalau orang sudah tau migrain tapi dia masih saja suka liat kelap-kelip, gimana migrainnya mau tidak ada," tambah dokter yang baru saja mendapat gelar doktornya dari Universitas Indonesia ini.

dr Salim juga menegaskan untuk terus menjalankan hidup sehat dan makan sehat.

Tuesday, August 15, 2017

Bulan September, Vaksin MR Akan Diberikan di Posyandu dan Puskesmas


Jakarta, Pemerintah berharap seluruh anak-anak di Pulau Jawa pada bulan Agustus hingga September 2017 ini mendapatkan vaksin MR (Measles Rubella). Dan akan dilanjutkan fase kedua pada tahun 2018 untuk luar Pulau Jawa.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, dr H. M. Subuh, MPPM mengatakan bahwa cakupan vaksin MR pada hari ke-13 sudang mencapai 35,97 persen atau sebanyak 12.576.729 anak sekolah.

"Kalau melihat angka di hari ke-13 ini sudah mencapai hampir 36 persen, saya kira optimis kita bisa capai ini," ujarnya saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Selatan, Senin (14/8/2018).

Subuh memperkirakan pemberian vaksin ini akan lebih sulit pada bulan September mendatang daripada bulan Agustus sekarang, karena fokus sasaran yang berbeda.

"Karena kita di faskes (fasilitas kesehatan), baik itu posyandu, puskesmas, di tempat-tempat yang tidak ada wadahnya misalnya yang ada anak-anak jalanan atau segala macam itu," jelasnya.

Sedangkan pada bulan Agustus ini, pemberian vaksin MR lebih difokuskan kepada anak-anak sekolah di seluruh Pulau Jawa. Subuh mengatakan bahwa optimis mencapai 95 persen pada hari ke-30.

"Nanti bulan September kita harus mobile mencari sasaran itu, kita mencarinya aktif," tutupnya.

Friday, July 14, 2017

Tak Bisa Tidur? Penyebabnya Sebenarnya Sesepele 7 Hal Ini


Tak Bisa Tidur? Penyebabnya Sebenarnya Sesepele 7 Hal IniJakarta, Tidur dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi. Maka tak heran bila kurang tidur dalam jangka waktu panjang dikaitkan dengan beragam penyakit seperti gangguan jantung, hipertensi dan diabetes tipe 2.

Namun karena tidak banyak disadari, kebanyakan orang juga tidak mengetahui apa yang sebenarnya menjadi pemicu kurang tidur pada dirinya.

Untuk memudahkan Anda mencari solusinya, berikut tujuh penyebab kurang tidur yang paling sering ditemukan, seperti dikutip dari Ask Men, Jumat (14/7/2017).

1. Jam tidur

Hari ini tidur jam 12 malam, keesokan harinya pergi tidur jam 8 malam sebagai bentuk kompensasi dari malam sebelumnya. Padahal ini keliru. Tetapi dari sini kita bisa mulai memperbaiki pola tersebut.

Caranya, bila malam ini Anda tidur jam 12 malam, untuk keesokan hari jangan langsung tidur sepulang kerja. Tahan kantuk Anda sampai jam Anda berangkat tidur seperti biasanya. Kemudian secara perlahan mundurkan jam tidur Anda dan ulangi pola tersebut.

2. Minum kafein

Kafein adalah stimulan dan bertahan dalam tubuh hingga 8 jam lamanya. Selain itu, kafein dapat menghambat kerja adenosine, senyawa kimia yang berfungsi mendorong munculnya rasa kantuk di otak sekaligus meningkatkan adrenaline. Untuk itu kopi hanya disarankan diminum di pagi atau siang hari, bukan di jam-jam menjelang tidur.

3. Sorot cahaya dari gawai

Sorot cahaya dari gawai melatih otak untuk berpikir ini masih siang dan menghambat produksi hormon tidur. Ini juga termasuk suara getaran ataupun ringtone ponsel. Untuk itu Anda perlu membiasakan untuk mematikan gawai di jam-jam tertentu, semisal mulai jam 10 malam.

4. Tidur bersama peliharaan

Sebuah studi mengungkap separuh pemilik hewan peliharaan memilih berbagi tempat tidur dengan peliharaannya. Meski diklaim bisa menenangkan pemiliknya, bagaimanapun jam tidur manusia dan hewan sama sekali berbeda. Bisa jadi di tengah malam ia terbangun dan menjilati wajah Anda atau melakukan hal lain yang bisa mengganggu tidur Anda.

5. Stres

Stres, gelisah, gugup akan suatu hal biasanya memicu lingkaran setan pada pola tidur Anda. Bila Anda stres, Anda jadi cenderung kurang tidur, dan bila Anda kurang tidur Anda akan lebih mudah stres. Luangkan waktu untuk rileks, meditasi atau yoga sebelum tidur untuk membantu meredakan kegelisahan tersebut.

6. Mendengkur

Mendengkur adalah salah satu gejala utama dari sleep apnea atau henti napas saat tidur. Ironisnya, 80 persen kasus sleep apnea tidak terdiagnosis karena kerapkali tidak disadari. Kunjungi dokter bila gejala ini sudah disertai dengan mulut kering, radang tenggorokan, tiba-tiba terbangun di tengah malam dalam keadaan sesak napas dan susah fokus.

7. Kurang olahraga

Nah! Nyatanya kita hanya bisa tidur lelap jika tubuh benar-benar merasa kelelahan dan salah satu cara untuk memastikannya adalah dengan berolahraga. Selain itu, olahraga juga mengurangi stres yang membuat Anda susah terlelap di malam hari hingga mengurangi kantuk di siang hari.

Thursday, May 25, 2017

Waktu-waktu yang Dianjurkan untuk Minum Air Putih

Waktu-waktu yang Dianjurkan untuk Minum Air Putih 1
Konon air putih dikatakan sebagai cairan paling menyehatkan di muka bumi. Namun masih banyak orang yang bingung kapan sebaiknya air putih ini dikonsumsi.

Untuk memudahkan Anda, merangkum waktu-waktu yang tepat untuk minum air putih. Berikut paparannya:



1. Haus


Sudah pasti dong ya. Namun Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, M.S. pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor mengingatkan air bisa terserap dengan lebih cepat jika memiliki suhu yang sama dengan suhu tubuh. Artinya, ketika haus, baiknya minum air hangat untuk meredakan rasa tersebut.

"Kalau minum air dingin memang perlu waktu untuk menyesuaikan dengan suhu tubuh. Butuh waktu lebih hingga diserap ke darah. Makanya kalau haus itu lebih baik minum air hangat," pesannya.

Tetapi bukan berarti minum air dingin tidak ada manfaatnya ya. Sejumlah pakar menyebut air dingin dapat membantu menurunkan berat badan atau mencegah heatstroke akibat beraktivitas di bawah terik matahari.


2. Sebelum makan


Menurut Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD., KGEH., FINASIM., FACP., MMB. tidak ada anjuran khusus mengenai kapan harus minum air putih di saat makan. Akan tetapi tak ada salahnya membiasakan minum air putih sebelum makan.

"Ini untuk membasahi saluran cerna yang akan menerima makanan," jelasnya.

Begitu juga ketika Anda merasakan tenggorokan seret di tengah waktu makan. Tujuannya untuk mendorong makanan agar mudah masuk ke dalam lambung.

Peneliti dari AS juga menyebut, minum dua gelas air putih, setidaknya 30 menit sebelum makan, juga dapat membantu menurunkan berat badan. Karena mereka yang minum air putih cenderung makan dengan porsi yang lebih sedikit, serta mengurangi asupan gula, garam atau lemak yang masuk.


3. Selepas makan


dr.Ari mengatakan, minum air putih setelah makan juga dianjurkan untuk membersihkan rongga mulut dan kerongkongan, serta mendorong sisa makanan supaya masuk ke dalam tubuh.

"Untuk tujuan mendorong makanan, air putih tetap lebih optimal dibandingkan susu atau jus. Minuman ini lebih sulit mendorong makanan karena masih ada kandungan makanannya. Selain itu dalam susu atau jus, ada unsur karbohidrat yang tetap harus kita perhitungkan sebagai komponen kalori," urainya.

Meminum air putih juga dikatakan membantu menghilangkan sisa makanan yang tersisa di gigi dan bisa memicu bakteri atau masalah lain pada gigi.


4. Bangun tidur


Angela Lemond dari Academy of Nutrition and Dietetics menganjurkan agar tiap orang minum dua gelas air putih sesaat setelah bangun tidur. "Tubuh kita cukup kering ketika bangun di pagi hari, sehingga minum beberapa gelas air bisa membuat tubuh mengalami rehidrasi, dan salah satunya memungkinkan pencernaan menjadi lebih baik," jelasnya.

dr. Akbari Wahyudi Kusumah., Sp.U. dari RS Mayapada Lebak Bulus beberapa waktu lalu juga mengamini, memulai hari dengan minum air putih adalah kebiasaan yang baik. Akan tetapi soal jumlahnya tidak bisa disamakan untuk semua orang.

"Jangan kebanyakan juga. Yang paling nyaman seberapa, nanti pelan-pelan bisa ditambah mungkin sampai bisa 2 gelas. Karena kalau kebanyakan bisa bikin mual. Kalau mual bisa muncul sensasi tidak nyaman, bisa jadi muntah, sehingga kapok dan tidak mau minum air putih lagi," papar dr Akbari.


5. Cuaca panas


Saat cuaca panas, cairan tubuh akan lebih banyak keluar, sehingga sangat penting menjaga asupan cairan agar tidak sampai terjadi dehidrasi.

Itulah mengapa para calon jamaah haji Indonesia selalu dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya 2,5-3 liter per hari selama berada di Tanah Suci. Yang mengkhawatirkan, meskipun bersuhu tinggi namun tingkat kelembabannya tinggi, sehingga orang-orang kebanyakan tidak merasa haus dan enggan minum.

"Jemaah di sana harus waspada terhadap hal-hal berkaitan dengan heat stroke. Petugas kita bekali alat semprotan muka. Harus saling mengingatkan bahwa haus tidak haus, jemaah harus minum minimal 2,5-3 liter per hari," tutur Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, dr. HM. Subuh., MPPM. beberapa waktu lalu.


6. Aktivitas tinggi


Bagi mereka yang rutin berolahraga atau sering melakukan kegiatan fisik yang berintensitas tinggi juga dianjurkan untuk minum air putih lebih banyak agar terhindar dari dehidrasi. 

Banyak mengonsumsi air putih juga berlaku untuk mereka yang beraktivitas di dalam ruangan seperti pekerja kantoran, salah satunya karena terlalu lama terpapar AC. "Biasanya kalau di kantor kan pakai AC, dan itu bisa bikin orang tidak merasa haus. Apalagi ditambah dengan malas ngambil air minum, tambah saja dehidrasi," tutur Prof Hardinsyah.

Dalam sebuah studi di Amerika yang dilakukan oleh Robert Kenetick tahun 2007, Hardinsyah melanjutkan, produktivitas pekerja kantoran terbukti menurun karena tidak minum air sesuai anjuran 2-3 liter per hari). 

"Padahal sudah disediakan air di meja, tapi nggak diminum. Diminumnya hanya kalau mau makan saja. Padahal di Amerika sana, setiap 20 menit disediakan 1 cup air untuk minum," ujar Hardinsyah.


7. Hamil


dr. Verawati S, Sp.GK. dari RS Kemang Medical Care menuturkan, ibu hamil disarankan untuk minum air putih setidaknya 2,5-3 liter perhari.

Konsumsi air putih bagi ibu hamil diperlukan untuk mengantisipasi kesalahan mereka mengartikan haus dengan rasa lapar. Akibatnya berat badan naik berlebihan tapi kebutuhan cairan tak terpenuhi.

"Ibu-ibu biasanya sering salah, sebenarnya haus tapi yang dirasa laparnya. Coba minum dulu, kalau ternyata memang haus biasanya rasa laparnya akan berkurang," tutur dr.Vera.

dr. Boy Abidin, Sp.OG-(K). dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading menambahkan, selain dari air putih, kebutuhan cairan ibu hamil juga bisa dipenuhi dari cairan lain seperti susu atau teh. Yang tidak diperbolehkan hanyalah minuman beralkohol dan kopi.

"Nggak usah takut pipis terus, itu normal. Yang penting kebutuhan cairan harus terpenuhi, karena semakin tua kandungannya, semakin luas permukaan tubuhnya dan penguapan yang terjadi semakin besar," tegas dr. Boy.

Kebiasaan mengonsumsi air putih, baik saat mengandung maupun selepas melahirkan juga dikaitkan dengan peningkatan produksi ASI, sebab air dapat merangsang proses laktogenesis yang penting dalam produksi ASI.

Saturday, April 22, 2017

Perut Sedang Kosong, Hindari Berlebihan Konsumsi 5 Asupan Ini


Perut Sedang Kosong, Hindari Berlebihan Konsumsi 5 Asupan Ini 1Jakarta - Saat perut sedang kosong, ada beberapa jenis asupan yang sebaiknya tak dikonsumsi secara berlebihan. Karena kandungan yang dimilikinya, asupan-asupan ini dianggap dapat mengganggu sistem pencernaan.

Seperti dikutip dari Times of India, kondisi yang biasanya muncul jika Anda mengonsumsi asupan ini dalam keadaan perut kosong adalah berupa nyeri perut atau muncul efek mual. Nah, berikut 5 daftar asupan yang sebaiknya tak dikonsumsi secara berlebihan saat perut kosong:


1. Yoghurt dan produk susu fermentasi lainnya


Mengonsumsi yoghurt atau produk susu fermentasi pada saat perut kosong disebut-sebut dapat membentuk produksi asam klorida. Asam ini kemudian dapat membunuh bakteri asam laktat yang ada dalam produk susu tersebut dan menyebabkan keasaman. Kondisi asam yang berlebihan pun tak dianjurkan jika perut sedang kosong, karena mengganggu sistem pencernaan. 


2. Pisang

Buah ini merupakan salah satu asupan yang membuat Anda kenyang lebih lama dan baik untuk pencernaan. Namun sebaiknya hindari mengonsumsinya terlalu banyak dalam kondisi perut kosong ya. Disebutkan bahwa pisang mengandung magnesium dan kalium dalam jumlah tinggi, yang apabila dikonsumsi dalam kondisi perut kosong maka efeknya kadar magnesium dan kalium dalam darah akan menjadi tidak seimbang.

3. Tomat

Tomat kaya akan kandungan vitamin C dan nutrisi penting lainnya, namun sebaiknya hindari mengonsumsi buah ini dalam jumlah tinggi saat perut masih kosong. Asam tannic yang ada pada tomat dapat meningkatkan keasaman di perut dan menyebabkan masalah lambung.

4. Buah pir dan jeruk

Pir mengandung serat yang berbentuk kasar. Ketika kita mengonsumsinya terlalu banyak saat perut kosong, hal ini dapat memengaruhi selaput lendir yang lembut di organ pencernaan. Sementara itu, buah jeruk terutama yang asam dapat memicu mulas dan masalah pada lambung jika dikonsumsi berlebihan kala perut Anda masih kosong. 


5. Teh dan kafein


Hindari mengonsumsi teh, kopi atau minuman berkafein lainnya saat perut masih kosong. Kafein di dalamnya dapat meningkatkan keasaman dan menyebabkan mulas serta gangguan pencernaan sepanjang hari. Kafein berlebihan juga dapat menekan sekresi cairan lambung dan mengurangi asam yang dibutuhkan untuk proses pencernaan makanan.

Thursday, April 6, 2017

Cara Sehat Minum Kopi Menurut Ahli Gizi: Tanpa Tambahan Apapun


Cara Sehat Minum Kopi Menurut Ahli Gizi: Tanpa Tambahan ApapunJakarta, Kopi saat ini tengah menjadi salah satu minuman yang populer. Agar lebih nikmat, berbagai bahan tambahan seperti gula, susu, krimer dan cokelat pun sering diberikan. Hati-hati, meski rasanya lebih enak namun tambahan bahan lain justru bisa mengurangi manfaat sehatnya.

Hal tersebut disampaikan oleh nutrisionis Jansen Ongko, MSc, RD. Menurutnya, sebaiknya memang kopi dikonsumsi tanpa campuran apapun.

"Penambahan susu, krimer, dan gula memang akan membuat rasa kopi lebih nikmat, namun dapat menurunkan efektivitas dari kandungannya," ujar Jansen.

Dikutip dari The Daily Meal, pakar onkologi Dmitri Alden juga menuturkan bahwa kopi sangat bermanfaat bagi kesehatan, namun hanya jika dikonsumsi murni tanpa campuran apapun. Ia bahkan tidak dianjurkan mencampur kopi dengan susu skim, krimer dan gula karena dapat menambah kalori dan lemak. Konsumsi kopi dengan campuran ini terlalu sering bahkan disebut-sebut dapat menimbulkan risiko penyakit lain seperti diabetes.

Meski demikian, bukan berarti lantas Anda boleh minum kopi murni banyak-banyak ya. Jansen menyebutkan walaupun kopi memang dapat bermanfaat bagi tubuh, namun apabila dikonsumsi berlebihan malah berdampak buruk bagi kesehatan. Tetap ada aturan porsi untuk konsumsi kopi agar efek positifnya maksimal.

"Saran konsumsi kafein untuk orang dewasa adalah setara 200-300 mg setiap hari atau setara dengan 2 cangkir kopi," pesan Jansen.

Wednesday, March 8, 2017

Penuhi Kebutuhan Vitamin D Bisa Bantu Seseorang Awet Muda Lho


Penuhi Kebutuhan Vitamin D Bisa Bantu Seseorang Awet Muda LhoJakarta, Vitamin D memang penting untuk menjaga kesehatan tulang. Tapi selain itu, vitamin D juga bisa membantu seseorang tetap awet muda lho.

Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Hardinsyah MS, mengatakan semua manusia memiliki DNA yang diibaratkan Prof Hardin sebagai bentuk 'cetakan' manusia yang bisa diturunkan. Nah, pada DNA ada katup atau telomere. Panjang pendeknya telomere menentukan tua-mudanya seseorang.

"Kalau kita dapat vitamin D yang cukup dan juga asam folat, telomere ini lambat memendeknya, jadinya seseorang lebih awet muda," kata Prof Hardin di sela-sela Nutritalk Book Launching 'Tumbuh Kembang Optimal Ciptakan Pemimpin Andal' di Kembang Goela Resto, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Menurut Prof Hardin, vitamin D bisa didapat melalui lauk pauk seperti ikan misalnya ikan sarden dan kacang-kacangan. Soal paparan sinar matahari, Prof Hardin menuturkan jenis sinar matahari tertentu yakni UVB yang bisa didapat sebelum jam 11 siang mengandung pro vitamin D yang nantinya akan diubah menjadi vitamin D.

"Kalsium, yang banyak terkandung di brokoli, susu, kerang, teri segar, perlu diikat oleh vitamin D agar memperkuat tulang. Nah, ketika kurang mengonsumsi makanan dengan vitamin D dan tidak mendapat sinar UVB misal pada anak setidaknya perlu terpapar 15 menit per hari, itu bisa menyebabkan tubuh kurang vitamin D," kata Prof Hardin.

Mengutip data SEANUTS (South East Asia Nutrition) Indonesia tahun 2013, Prof Hardin mengatakan hampir separuh balita Indonesia mengalami kekurangan vitamin D. Pada anak usia 2-4,9 tahun jumlahnya 42,8 persen di pedesaan dan 34,9 persen di perkotaan.

Ia menambahkan, UVB sulit meresap ke tubuh ketika seseorang menggunakan pakaian berwarna gelap dan cenderung ketat. Sebab, untuk meresap ke tubuh UVB memerlukan ruang yang ada di antara pakaian dan kulit.

Saturday, February 25, 2017

Alasan Ilmiah Kenapa Cokelat Disukai Banyak Orang


Alasan Ilmiah Kenapa Cokelat Disukai Banyak OrangJakarta, Rasa cokelat yang manis bercampur pahit disukai oleh banyak orang dan terkenal di seluruh dunia hingga digunakan pada berbagai macam produk. Apa yang membuat kita sebetulnya begitu tertarik pada cokelat disebut ahli ada penjelasannya.

Pembawa acara sains untuk BBC, Dr Michael Mosley, menjelaskan secara sederhana bahwa ada tiga faktor dari cokelat yang membuat 'godaannya' begitu sulit untuk dilawan. Pertama dari bau, lalu bahan yang terkandung, dan terakhir teksturnya.

Cokelat ketika masih berbentuk biji dan diolah dengan cara disangrai akan melepaskan berbagai senyawa kimia seperti misalnya 3-methylbutanoic acid dan dimethyl trisulfide. Gabungan dari senyawa itu menimbulkan aroma khas coklat yang disukai oleh otak.

Dari sisi kandungan sendiri coklat diketahui mengandung senyawa kimia psikoaktif. Sebagai contoh ada anandamide, tyramine, dan phenylethylamine yang masing-masing dapat menstimulasi otak untuk merasa senang.

"Dan bila Anda mencari lebih detail, Anda juga bisa menemukan jejak theobromine dan kafein. Keduanya merupakan stimulan yang sudah terkenal," ungkap Michael seperti dikutip dari BBC, Sabtu (25/2/2017).

"Coklat juga punya tekstur kental yang creamy. Ketika Anda membuka cokelat dan menaruhnya di mulut Anda bisa merasakan ia meleleh di lidah meninggalkan rasa halus. Reseptor unik di lidah menyadari perubahan tekstur ini dan menerjemahkannya jadi rasa enak," lanjut Michael.

Terakhir cokelat memiliki kandungan gula dan lemak yang tinggi. Michael mengatakan rata-rata dorongan mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan tersebut memang sulit untuk dilawan seperti biskuit, donat, dan es krim.

Saturday, February 4, 2017

Ibu Hamil Kena Penyakit Infeksi, Waspada Meningitis pada Bayi


Ibu Hamil Kena Penyakit Infeksi, Waspada Meningitis pada BayiJakarta, Ketika seorang ibu yang tengah mengandung terkena penyakit infeksi, ada risiko anaknya juga bisa ikut terkena. Nah salah satu kondisi yang patut diwaspadai adalah meningitis atau infeksi pada selaput otak anak karena memiliki tingkat mortalitas cukup tinggi.

Menurut dr. Darmadi Darmawan, Sp.A., dari RS Evasari tingkat mortalitas akibat meningitis ini bisa mencapai 60 persen. Di dalam kandungan seorang anak bisa terkena meningitis secara langsung oleh bakteri, virus, dan jamur atau ketika terpapar cairan vagina saat persalinan.

"Anak bisa sudah kena (meningitis -red) di dalam rahim. Kalau misalnya si ibu ada keputihan yang bau, infeksi saluran kencing, air ketubannya hijau atau pecah lama sebelum persalinan nah itu bisa ke bayi," kata dr. Darmadi ketika ditemui dalam acara temu media di RS Evasari, Rawasari, Jakarta Pusat, Jumat (3/2/2017).

"Ketuban itu kan kaya tembok pelindung, kalau jebol kuman-kuman ya bisa masuk. Apa lagi kalau bayi lahir prematur sistem imunnya belum terlalu bagus," lanjut dr. Darmadi.

Ketika terkena meningitis, selaput otak anak dapat membengkak dan menekan saraf-saraf. Bila tak segera ditangani kerusakan saraf permanen bisa terjadi yang berujung pada kecacatan atau kasus terburuknya meninggal dunia.

Oleh karena itu dr. Darmadi mengatakan orang tua harus selalu waspada dan rutin melakukan pengecekan kandungan. Alat Ultrasonografi (USG) dapat memberi petunjuk tanda dini bila terjadi masalah pada anak.

"Bisa dicek di USG kalau bayi jadi nggak banyak bergerak," kata dr. Darmadi.

"Kalau sudah ketahuan bisa dirawat cuma rumit ya. Paru-paru harus dibantu obat untuk berkembang, napasnya dibantu alat, terus ditaruh di intensif care, benar-benar dipantau," kata dr. Darmadi

Monday, December 12, 2016

Saat Kakak dan Adik Berseteru, Bagaimana Baiknya Orang Tua Bersikap?


Saat Kakak dan Adik Berseteru, Bagaimana Baiknya Orang Tua Bersikap?Jakarta, Adik mengaku dipukul sang kakak, atau sebaliknya si kakak mengadu dipukul oleh adiknya. Situasi seperti itu bisa terjadi, terutama ketika kakak dan adik memiliki beda usia yang tak terlalu jauh.

Dalam menyikapinya, ada orang tua yang langsung menyalahkan pihak yang 'salah'. Atau sebaliknya, ayah dan ibu melakukan investigasi lebih dulu. Nah, sebenanrnya, respons seperti apa yang baiknya dilakukan orang tua?

"Kalau anak ngadu dipukul sama kakak, baiknya orang tua jadi kayak juri dulu," ujar psikolog anak dari Klinik Tiga Generasi, Anastasia Satriyo MPsi, Psikolog atau akrab disapa Anas, saat berbincang baru-baru ini.

Menurut Anas, ayah atau ibu perlu bertanya situasinya ketika si kakak dan adik berseteru seperti apa ya. Lalu, mengapa bisa terjadi pukul-memukul seperti itu. Dengan demikian, orang tua tidak langsung marah pada salah satu pihak yang dianggap salah saja.

Dengan kata lain, Anas menuturkan ketika anak melakukan provokasi, orang tua tidak terpancing dan bisa bersikap lebih tenang. Selain itu, penting pula mencari tahu ketika si kakak atau adiknya mengadu, apa muatannya.

"Apakah dia cuma pengen cari perhatian orang tuanya aja. Karena kadang ada anak yang punya adik, orang tuanya jadi nggak terlalu perhatiin dia dan saat ngadu itulah si kakak baru dapat perhatian. Jadi kita bisa curiga jangan-jangan ngadu ini sarana dia minta perhatian. Sehingga penting meng-kroscek dulu kenapa anak ngadu terus," papar wanita yang juga praktik di Klinik Petak Pintar, Mampang ini.

Dalam menyikapi hubungan kakak-beradik, Anas juga mengingatkan agar orang tua tidak menerapkan prinsip si sulung harus selalu mengalah. Sebab, bagaimanapun anak sulung tetaplah anak-anak. Menurut Anas, jangan sampai karena dia anak sulung maka ia harus mengalah dengan sang adik dalam hal apapun.

Anas menambahkan, kemampuan orang tua berlaku adil dan memahami situasi amat diperlukan. Misalnya dalam hal menggunakan mainan, Anas menyarankan agar orang tua tidak menggunakan prinsip kakak mengalah pada adik, tetapi kakak bisa gantian bermain dengan adik.

"Karena konsep waktu anak juga belum paham, jadi sama-sama ajak kakak sama adik lihat jam sekalian kenalin angka kan. Kasih tahu kalau jarum di angka ini, adik yang main setelah itu baru kakak," tutur Anas.

"Memang ya kalau orang tua udah capek kayaknya gampangnya nyuruh aja si kakak ngalah, masalah selesai. Tapi efeknya nggak baik di kemudian hari. Ingat, pengalaman hidup paling susah bagi anak, termasuk orang dewasa adalah mengelola emosi. Sehingga, kita perlu latih anak juga mengelola emosi. Kalau lagi marah, dia bisa menenangkan dirinya, itu perlu dilatih dari kecil," pungkas pemilik akun twitter @anasbubu ini.

Saturday, December 3, 2016

Pakar Gizi: Diet Tinggi Protein Bisa Bantu Turunkan Berat Badan


Pakar Gizi: Diet Tinggi Protein Bisa Bantu Turunkan Berat Badan Jakarta, Sedang ingin menurunkan berat badan dan tampil lebih langsing? Yuk pilih-pilih menu protein. Studi sebutkan diet tinggi protein seperti pada diet Atkins dan diet South Beach, dapat meningkatkan efektivitas penurunan berat badan.

Demikian disampaikan oleh studi oleh University of Minnesota dan telah dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition Education and Behaviour.

Studi ini dilakukan dengan survei pada 1.824 wanita berusia 40-60 tahun. Informasi yang diminta adalah mengenai kebiasaan makan dan berat badan. Ditemukan bahwa responden yang mengonsumsi protein dalam jumlah cukup memiliki berat badan yang cenderung lebih stabil. Sebagian juga mengalami penurunan bobot yang lebih stagnan.

"Informasi mengenai pemilihan sumber protein yang tepat menjadi penting bagi masyarakat, terutama bagi wanita yang sedang ingin menurunkan berat badan," tutur Aldrich.

Dalam studi-studi sebelumnya, diet tinggi protein sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan seperti peningkatan metabolisme, peningkatan massa otot, serta pengendalian kadar glukosa. Sumber utama untuk kelompok protein nabati adalah mi, roti serta kacang-kacangan. Sementara kelompok protein hewani mengonsumsi produk susu tanpa lemak serta daging putih dan ikan.

Dikutip dari Times of India, jika dikombinasikan dengan diet tinggi karbohidrat, diet protein juga bisa menyehatkan usus dan sistem cerna. Peneliti dari University of Sydney, Australia, Andrew Holmes, dalam studinya yang telah dipublikasikan dalam jurnal Cell Metabolism, menjelaskan bahwa ketersediaan nitrogen usus untuk mikroba dalam usus memainkan peran penting. Menurut Holmes, makanan yang dikonsumsi sangat memengaruhi komposisi mikroba dalam usus.

Saturday, September 3, 2016

5 Fakta yang Harus Diketahui Soal Gigi Sensitif


5 Fakta yang Harus Diketahui Soal Gigi SensitifJakarta, Gigi sensitif bisa membuat seseorang tak nyaman, makan terganggu, hingga malas bersosialisasi. Apalagi jika gigi sensitif tak ditangani, tersentuh es sedikit saja rasa ngilu yang muncul bisa membuat sakit kepala.

Pakar mengatakan gigi sensitif memang tak dialami oleh semua. Meski begitu, tak ada salahnya jika kita mengetahui fakta-fakta soal gigi sensitif. Apa saja?

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 5 fakta yang harus diketahui soal gigi sensitif:

1. Disebabkan oleh iritasi

Manurut Prof Heriandi Sutadi, drg, SpKGA (K), PhD dari RS Pondok Indah, gigi senstif terjadi karena adanya iritasi akibat senyawa kimia atau infeksi bakteri.

"Saat iritasi, gigi mengalami demineralisasi yaitu hilangnya garam mineral atau senyawa pada gigi dan menyebabkan gigi berwarna buram. Semakin lama iritasi semakin dalam dan mencapai dentin yang memiliki bagian lunak," tutur Prof Heriandi kepada detikHealth.

Lubang pada bagian dentin akan menjadi awal dari gigi sensitif, "Jika gigi yang berlubang jika tersenggol atau terkena minuman dingin akan menimbulkan rasa ngilu yang sangat sakit atau yang disebut dengan gigi sensitif," sambung Prof Heriandi.

2. Jarang sikat gigi tingkatkan risiko

Prof Heriandi menjelaskan bahwa orang yang berisiko mengalami gigi sensitif adalah orang yang jarang menyikat gigi, orang yang menggunakan sikat gigi berbahan keras dan kasar, orang yang selalu mengonsumsi makanan dan minuman asam seperti cuka dan pempek, dan orang yang menyukai makanan manis.

"Untuk anak-anak, mereka berisiko terinfeksi gigi sensitif lebih cepat dibandingkan dengan orang dewasa karena gigi susu mereka belum kuat terhadap difermentasi bakteri yang menyebabkan asam berkembang dan menjadi iritasi," tutur Prof Heriandi.

3. Kumur-kumur bantu cegah gigi sensitif

Prof Heriandi juga mengatakan bahwa yang paling terpenting dalam melakukan pencegahan gigi sensitif adalah kumur-kumur setelah mengonsumsi makanan berat maupun ringan untuk menghindari infeksi dari bakteri.

"Pertama sikat gigi dengan bersih, lalu kumur-kumur, setelah itu sikat gigi kembali dengan pelan-pelan seluruh permukaan, dan yang terkahir kumur-kumur namun jangan terlalu bersih untuk membiarkan fluor yang tersisa bereaksi dan mengurangi sensitivitas gigi," sambung Prof Heriandi.

4. Gigi sensitif bikin mood jelek

Menurut drg Sabai Asmaraghrya, pakar kesehatan gigi dan mulut, dampak gigi sensitif pada kehidupan sosial seperti rasa kesal yang dirasakan karena gigi ngilu saat sedang asyik mengobrol bersama teman-teman.

Tidak hanya itu, rasa malu karena ekspresi kesakitan akibat gigi sensitif pun mau tak mau harus disembunyikan saat makan bersama teman.

"Selain dampak sosial, dampak emosi seperti mudah marah-marah dan fungsional yang terjadi pada gigi yang disebabkan oleh gigi sensitif juga bisa dialami," lanjut dr Sabai.

5. Gigi palsu juga bisa sensitif

Tidak hanya gigi asli, gigi palsu permanen ternyata dapat juga mengalami gigi sensitif loh. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kurang fitnya kondisi gigi palsu tersebut.

"Gigi palsu juga tergantung fitnya kan. Jadi kadang kala bagian gigi palsu kurang fit, sehingga membuat gusinya akan sedikit terbuka. Nah, itu bisa membuat kuman nempel dan bisa bikin gigi sensitif," kata drg Sabai.

Friday, August 12, 2016

Anak Selalu Mengadu ke Orang Tua Saat Ada Masalah di Sekolah, Wajarkah?


Anak Selalu Mengadu ke Orang Tua Saat Ada Masalah di Sekolah, Wajarkah?Jakarta, Setiap kali ada masalah yang dia alami di sekolahnya, anak akan mengadu pada orang tuanya. Nah, sebenarnya apakah hal ini wajar dilakukan anak?


"Ngadu ke orang tua apa yang terjadi di sekolah sebenarnya wajar. Apalagi kalau kasusnya sampai dia mendapat kekerasan dari gurunya. Pada dasarnya memang anak mesti menceritakan apa yang dia lewati sepanjang hari ya ke orang tuanya," kata psikolog anak dari TigaGenerasi, Fathya Artha Utami, MPsi, Psikolog.



Apalagi, lanjut Fathya, cukup banyak kasus kekerasan seksual yang telat diketahui karena anak 'telat' memberi tahu pada orang tua apa yang ia alami. Hanya saja, Fathya menekankan jangan sampai mengadu yang dilakukan anak dijadikan anak sebagai cara untuk mendapat pembelaan dan membuat ia manja.



Hal ini pun tak terlepas dari bagaimana reaksi orang tua ketika mendapat aduan anak. Fathya mencontohkan, misalkan anak mengadu dipukul oleh temannya lantas orang tua tak meng-kroscek lagi apa sebab anak sampai dipukul temannya, tapi kemudian orang tua justru memarahi balik teman sang anak.



"Harusnya orang tua mengkroscek dulu kenapa kok anaknya sampai bisa dipukul? Kemudian dia kroscek juga ke teman si anak. Sehingga tahu duduk permasalahannya apa," tambah lulusan Universitas Indonesia.



Seiring bertambahnya usia, ketika anak memasuki masa remaja memang kebiasaan mengadu ini bisa berkurang. Sebab, identitas anak baru mulai terbentuk dan secara natural ia lebih menjauh dari orang tuanya dan justru lebih dekat dengan teman-temannya.



"Frekuensi mereka ngadu ke ortunya bisa berkurang karena mereka sudah bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Tapi kembali lagi, bagaimana cara mereka menyelesaikan masalah, itu terbentuk dari apa yang diajarkan orang tuanya. Misal orang tua biasa menyelesaikan masalah dengan kekerasan, ya anak bisa pakai kekerasan untuk menyelesaikan masalahnya," papar Fathya.